Tabanan Magending Hybrid Concert Karya Mahasiswi Program Convention and Event Management Politeknik Internasional Bali

Mahasiswa Politeknik Internasional Bali Program Convention and Event Management menggelar konser yang dibintangi berbagai musisi ternama asal Tabanan pada Sabtu (12/12).

Konser bertajuk Tabanan Magending ini digelar untuk memperkenalkan warisan budaya Bali melalui buah karya berbagai musisi terbaik yang berasal dari Kabupaten Tabanan. Konser Tabanan Magending berhasil menyatukan berbagai musisi untuk tampil di panggung yang sama, di antaranya Gita Bhaskara, Rai Koyak Band, Everyday Project, Amplifier, Krisna ft. Angga, Wahyu Katak Harmonia, Alit Yamuna, Angga Waskita, serta Gender Anak Turah Tisna dan Turah Aga.

Konser Tabanan Magending diadakan secara hybrid, yakni konser yang diadakan secara virtual dan bisa dilihat secara live melalui kanal Youtube resmi Politeknik Internasional Bali, sekaligus on-site concert yang bisa dikunjungi di Puri Kediri Tabanan tentunya dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Konser dibatasi hanya untuk 50 pengunjung dan seluruhnya diwajibkan untuk menggunakan masker, cuci tangan, dan lolos uji suhu tubuh.

Konser ini merupakan sebuah proyek yang sepenuhnya dirancang dan diwujudkan oleh mahasiswi program Convention and Event Management dalam memenuhi tugas akhir semester mereka dengan didampingi oleh dua dosen pengampu mata kuliah Ikhlas Ramadhan, S.S., M.Sc. dan Putu Ade Wijana S.S., M.Par.,

Selain mengadakan konser, Tabanan Magending juga menyelenggarakan bazaar yang memamerkan berbagai produk hasil business incubator PIB seperti Criskel, Spinach Chips, Yellow Rabbit best signature mocktail milik Politeknik Internasional Bali, dll.

Kaprodi D4 Convention & Event Management Dwi Novita Cahyaningtyas Permatasari, S. I. P., M. A., M. B. A dalam sambutannya menyatakan rasa bangganya terhadap mahasiswinya yang mampu menyelenggarakan dan menyukseskan acara Tabanan Magending. “Tujuan kami mengadakan acara Tabanan Magending ini sepenuhnya karena kami ingin mewadahi kreatifitas dari para pemuda-pemudi yang ada di Tabanan,” ujarnya. Beliau menyampaikan harapannya bagi mahasiswa Convention and Event Management agar bisa terus menghasilkan sesuatu yang positif dan bisa mendukung musisi-musisi Bali. (STV)

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.

Translate »